Analisa Fundamental XAU

Pada sesi Jum’at harga emas (XAUUSD) bergerak fluktuatif saat Janet Yellen berpidato di Jackson Hole. Di sesi tersebut tekanan jual kembali menguji titik support. Di akhir sesi Jum’at harga komoditas ini ditutup negatif di 1320.75.

Harga emas merosot di awal sesi Senin karena investor melihat pernyataan Ketua Fed Janet Yellen di akhir pekan lalu sebagian besar konsisten dengan wacana pengambilan keputusan berbasis data tentang waktu kenaikan suku bunga. Emas untuk pengiriman Desember di divisi Comex New York Mercantile Exchange turun 0,18% menjadi $1.323,55 per troy ounce. Juga di Comex, perak berjangka untuk pengiriman September merosot 0,54% menjadi $18,550 per troy ounce.

Di minggu ini, data nonfarm payrolls AS menjadi sorotan utama bersama dengan data sektor manufaktur China, di tengah kekhawatiran atas kesehatan ekonomi terbesar kedua di dunia tersebut. Pada Jum’at lalu, harga emas berfluktuasi karena pasar menilai ada peluang lebih besar untuk kenaikan suku bunga pada bulan September menyusul komentar dari dua pejabat di bank sentral tersebut.

Yellen mengatakan potensi untuk kenaikan suku bunga AS telah semakin kuat dalam beberapa bulan terakhir karena adanya perbaikan dalam pasar tenaga kerja dan harapan untuk pertumbuhan ekonomi yang solid. Namun, dia tidak menunjukkan kapan Fed akan bertindak, dia hanya mengatakan bahwa suku bunga yang lebih tinggi akan tergantung pada data ekonomi yang masuk.

Berbicara tak lama setelah itu, Wakil Ketua Fed Stanley Fischer mengatakan pidato Yellen konsisten dengan harapan untuk kenaikan suku bunga tahun ini, membuka pintu untuk terjadinya kenaikan di September. Fischer juga mengatakan data dari Departemen Tenaga Kerja untuk periode Agustus kemungkinan akan membebani proses keputusan kenaikan suku bunga.

Pagi ini harga dibuka di 1320.70, dan selanjutnya tekanan jual kembali menerpa sehingga harga logam kuning turun ke 1315.02, terendah sejak 25 Juli dan berpotensial untuk membawa harga emas ke zona support berikutnya di 1304.91